2 Jenderal Polri Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Djoko Tjandra

Jakarta, Posbaru – Dua Jenderal Polisi telah ditetapkan menjadi tersangka kasus Djoko Tjandra oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Jumat (14/8).

Kedua Jenderal Polisi aktif tersebut berinisial PU Jenderal Bintang Satu yang menjabat Kepala Korwas PPNS di bawah Bareskrim, lalu Jenderal Bintang Dua berinisial NB menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional.

Dalam Kasus Djoko Tjandra ada dua kasus pidana yakni pidana umum yang melibatkan tiga tersangka serta pidana korupsi yang melibatkan empat tersangka.

Kasus pidana umum yaitu pembuatan dan pengunaan surat jalan palsu polisi menetapkan Djoko Tjandara, Pengacaranya, dan Brigjen PU sebagai tersangka. Ketiganya dikenakan pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto pasal 221 KUHP dengan pidana lima tahun penjara.

Lalu untuk Kasus suap (gratifikasi) terkait penghapusan nama Djoko Tjandra di daftar red notice, Diduga Djoko Tjandra dan TS memberikan uang kepada Jenderal NB dan PU.

Dalam kasus tersebut, Djoko Tjandra dan TS dikenakan pasal 5 ayat 1, pasal 13 UU Nomor 20 Tahun 2002 Tentang Tipikor, Juncto pasal 5 KUHP ancaman hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan untuk Jenderal NB dan PU dikenakan pasal 5 ayat 2, pasal 11 dan 12 huruf a dan b UU Nomor 20 Tahun 2002 Tentang Tipikor serta pasal 55 KUHP dengan hukuman 5 tahun penjara.

Kemudian selain itu, Kejaksaan Agung juga telah menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka sebab diduga menerima hadiah atau janji (Suap) sebesar Rp7 miliar dari Djoko Tjandra dalam kasus Fatwa Djoko ke MA di tahun 2019.

Bagikan ?

Anda Mungkin Suka