Apa itu Globalisasi? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Posbaru – Globalisasi adalah fase perubahan yang dialami oleh masyarakat seluruh dunia, globalisasi sendiri terdiri dari dua kata yakni “Global” dan”Sasi”.

Jadi secara singkat dapat diartikan sebagai proses perubahan sosial pada skala lintas batas (Global).

Ciri Khas dari Globalisasi adalah semakin buramnya batas geografis antar Negara. informasi, arus barang, dan jasa bukan lagi dalam Negara namun menjangkau hingga ke berbagai penjuru dunia.

Faktor Pendorong Globalisasi

1. Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi

Faktor ini merupakan faktor utama pendorong globalisasi, hal ini memudahkan proses pertukaran informasi di seluruh dunia serta menyebabkan buramnya batas geografis berbagai Negara di dunia.

Salah satu contohnya adalah kehadiran ponsel pintar dan koneksi internet dengan jaringan 5G yang dapat terus mendorong globalisasi terjadi. Era ini sangat identik dengan kecepatan, kemudahan, dan ketersediaan.

Arus informasi dan komunikasi dapat dengan cepat terjadi, dan berbagai informasi peristiwa yang terjadi di dunia dapat di akses dengan mudah oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.

2. Adanya Perusahaan Multinasional

Contohnya ada perusahaan besar yang bergerak secara multi nasional dimana perusahaan tersebut menanam modal, aset, dan membangun pabrik di Negara berkembang yang tenaga kerja dan bahan mentah tersedia dengan harga yang rendah.

Bahkan perusahaan multinasional yang pada dasarnya menjalankan ekonomi skala besar, dapat mempengaruhi perekonomian Negara berkembang.

Dampak Positif Globalisasi

  • Dapat berkomunikasi antar Negara dengan mudah dan murah
  • Adanya pertukaran informasi dan diseminasi pengetahuan dengan cepat dan tepat
  • Masyarakat dunia yang berbeda suku, ras, budaya, dan agama dapat dengan mudah saling mengenal dan memahami
  • Membawa nilai universal, contohnya isu kemanusiaan yakni keadilan, demokrasi, dan lainnya

Dampak Negatif Globalisasi

  • Memunculkan perilaku masyarakat yang konsumtif
  • Mempengaruhi bahasa dan kebudayaan lokal
  • Memungkinkan hilangnya tradisi, kebiasaan, adat dan istiadat
  • Memperluas kesenjangan sosial skala lokal, nasional, dan global
  • Potensi kriminalitas antar negara

Aspek Globalisasi

1. Ekonomi

Globalisasi dalam hal ini mengacu pada berubahnya mekanisme pertukaran dan jasa, segala produk dan jasa dapat di akses dengan mudah olah siapa saja dengan hadirnya internet.

Hal tersebut memudahkan transaksi uang dan barang antar Negara, dan pergerakannya lebih cepat dari sebelumnya serta dapat berkontribusi pada pertumbumbuhan ekonomi dunia.

2. Politik

Globalisasi dapat membawa pengaruh yang besar pada arah kebijakan politik Negara-negara di Dunia dan memungkinkan terciptanya kerja sama politik antar Negara seperti Uni Eropa (UE), World Bank, World Trade, dan masih banyak lainnya.

Pada aspek ini ditandai dengan beroperasinya aktivitas politik yang mempromosikan nilai pada skala dunia.

3. Sosial dan Budaya

Pada aspek ini globalisasi terintegrasi pada proses gagasan, nilai, norma, perilaku, dan sosial kemasyarakatan.

Contohnya, kita bisa dianggap ketinggalan zaman jika kita belum menonton film Hollywood atau mendengarkan album terbaru PostMalone, dalam hal ini Amerika menjadi kiblat perfilman dan musik.

Intinya pada aspek ini dartikan sebagai fenomena sosial dimana praktik kebudayaan individu bukan hanya dipengaruhi oleh dirinya sendiri namun juga oleh masyarakat global.

4. Pengaruh Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Globalisasi melahirkan asimilasi (percampuran budaya), yang mana budaya kaum minoritas akan hilang oleh budaya yang lebih besar. Hal ini akan mengancam keberagaman budaya dan identitas.