Aset Senilai Rp56 Miliar Diserahkan KPK Ke-3 Lembaga Negara

Jakarta, Posbaru – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan empat asset dengan nilai Rp56,48 miliar kepada Kejaksaan Agung, Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Badan Informasi Geospasial. Selasa (24/11/20). 

Keempat aset tersebut terletak di Bali, Jakarta, dan Bogor. Menurut Ketua KPK, Firli Bahuri, serah terima tersebut adalah salah satu tanggung jawab KPK dalam menjalankan tugas sebab salah satu tugas KPK adalah pemulihan aset yang harus dilakukan secara transparan, dan akuntabel.

KPK Menyerahkan dua aset kepada Kejaksaan Agung yakni Tanah dengan luas 135 meter persegi dan luas bangunan 166 meter persegi dengan nilai Rp1.592.840.000 yang terletak di Kab.Badung, Provinsi Bali. Aset tersebut merupakan hasil rampasan yang berasal dari perkara tindak pidana korupsi dan pencucian uang terpidana Ojang Sohandi.

Lalu aset kedua yang diserah terimakan pada Kejaksaan Agung yaitu tanah dan bangunan dengan luas tanah 794 meter persegi dan luas bangunan 734,75 meter persegi dengan nilai sebesar Rp12.374.400.000 yang terletak di Kec.Mampang Prapatan, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

Tanah dan bangunan tersebut adalah hasil rampasa negara dari tindak pidana korupsi dan pencucian uang terpidana Fuad Amin Imron.

Aset yang berada di Bali akan digunakan sebagai mess jaksa yang bertugas disana, dan aset di mampang akan digunakan sebagai mess Satuan Tindak Pidana Korupsi.

Kemudian kepada Komisi Aparatur Sipil Negara, KPK serahkan aset berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah 2.345 meter persegi dan luas bangunan 1.040 meter persegi yang terletak di Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.

Aset tersebut merupakan hasil rampasan yang berasal dari tindak pidana korupsi dan pencucian uang dengan terpidana Fuad Amin Imron senilai Rp36.743.387.000.

Tanah dan bangunan tersebut akan digunakan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai kantor, karena hingga saat ini mereka masih menyewa kantor di beberapa daerah di Jakarta.

Untuk Badan Informasi Geospasial, KPK serahkan aset tanah dengan luas 48.220 meter persegi dengan nilai Rp5.775.406.000 yang terletak di Kab.Bogor Provinsi Jawa Barat.

Tanah tersebut merupakan hasil rampasan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terpidana Luthfi Hasan Ishaaq.

Aset tersebut akan dipergunakan untuk Pusat Pendidikan SDM bidang Survei dan Pemetaan dan lokasi melakukan kalibrasi peralatan oleh Badan Informasi Geospasial.