Doni Monardo Tegaskan Tak Ada Penolakan Permohonan PSBB

Covid-19

Jakarta-Posbaru.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19, Doni Monardo, sampai saat ini belum ada penolakan  terhadap daerah yang meminta diberlakukannya PSBB, tetapi meminta kepada daerah untuk melengkapi persyaratan.

 “Ya karena beberapa daerah persyaratannya itu sangat minimal, ada yang mengusulkan untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tetapi anggaran yang disediakan untuk pelaksanaan PSBB tidak sesuai dengan kemungkinan biaya operasional yang harus dikeluarkan,” ujar Doni saat menjawab pertanyaan wartawan melalui daring, Senin (13/4).

Untuk itu, tegas Doni,  diperlukan penyempurnaan dan penambahan beberapa poin utama menyangkut masalah anggaran serta persiapan daerah tersebut.

Dikatakan Doni, ada beberapa Kabupaten/Kota yang telah mendapatkan penetapan selain Jakarta, yaitu itu Banten, Banten itu ada ada tiga yaitu Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

“ Nah yang lain, sudah ada beberapa usulan tidak ditolak, tetapi itu Gugus Tugas meminta untuk disempurnakan. Menyangkut masalah tes PCR (Polymerase Chain Reaction),” tegasnya,

Doni menjelaskan bahwa Kementerian BUMN telah mendapatkan 18 unit alat tes PCR yang nanti itu akan meningkat menjadi 9.000 tes per hari.

“Bagaimana dengan ketersediaan reagen apakah sudah mendukung? Dan bagaimana upaya peningkatan lainnya? Ini memang perlu kita upayakan secara maksimal karena masa puncak untuk di negara kita diprediksikan akan terjadi pada 5 atau 6 minggu yang akan datang,” imbuh Doni.

Gugus Tugas Covid-19, juga telah menerima permintaan dari swasta yang bekerja sama dengan BUMN serta mendapatkan dukungan dari Menteri Kesehatan untuk memanfaatkan salah satu pihak di Beijing Institute yang nantinya akan mem-back up untuk peningkatan kapasitas PCR yang ada di Indonesia.

Anda Mungkin Suka