Investasi di Jabar Capai Rp57,9 Triliun

Kota Bandung, Posbaru – Para Investor tertarik untuk memilih Jawa Barat (Jabar) sebab memiliki kelebihan dalam bidang infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Kang Emil), menurutnya perusahaan Taiwan, Meiloon Industrial Co,Ltd telah resmi merelokasi pabriknya dari China ke Kabupaten Sumedang dan beralih nama menjadi PT Meiloon Technology Indonesia.

Investasi tersebut mencapai 90 juta USD atau setara dengan Rp1,3 triliun, dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berkoordinasi dengan DPMPTSP Kabupaten/Kota serta Badan Koordinasi Modal (BKPM) yang bertujuan untuk menjamin proses perizinan secara cepat.

Kang Emil mengatakan, bahwa pihakna akan menyelesaikan perizinan serta lokasinya tersebut dalam kurun waktu 30 hari.

Ia juga mengatakan, ada beberapa investor yang menyesal memindahkan industrinya keluar Jabar sebab tidak ada keunggulan infrastruktur dan SDM yang Seproduktif Jabar.

Kemudian terkait dengan investasi, dalam kurun waktu satu semester yaitu pada Januari – Juni 2020 Jabar telah menerima jumlah investasi sebesar Rp57,9 triliun atau 54 % dari target.

Oleh sebab itu, Kang Emil menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan strategi jemput bola pada Negara-negara, terutama Taiwan yang ingin memindahkan industrinya ke Jabar dari China.

Selain itu dirinya juga berharap, Investasi bukan hanya dapat meningkatkan pendapatan namun juga bisa meningkatkan pengurangan pengangguran di Jabar.