Jabar Berikan Kuota Khusus PPDB Bagi Nakes

Kota Bandung, Posbaru – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan kuota khusus bagi keluarga tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di pandemi COVID-19 dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Tahun  2020/2021, sebagai apresiasi karena sudah bekerja di garda terdepan untuk melawan COVID-19.

“Minimal kami apresiasi (tenaga kesehatan) selain dalam bentuk insentif, adalah kemudahan dalam PPDB bagi anak-anak atau keluarganya dalam PPDB. Kebijakan ini sudah kami putuskan,” ujar Ridwan Kamil (Kang Emil).

Menurut Sekertaris Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyu Mijaya, kuota bagi keluarga nakes yang bertugas melawan COVID-19 adalah dua persen dari total PPDB di masing-masing sekolah negeri baik SMA/SMK yang masuk dalam jalur afirmasi .

“Contohnya, misal sekolah itu satu kelas 36 siswa, maksimal SMA itu 12 kelas dalam satu angkatan, berarti (menerima) sekitar 400 orang, nah maksimal (kuota keluarga nakes) itu delapan orang. Di lokasi lain, bisa jadi tidak maksimal di 12 kelas, jadi tergantung penerimaan di masing-masing sekolah tersebut,” ucap Wahyu.

Ia juga menegaskan tenaga kesehatan yang dimaksud adalah dokter, perawat, supir ambulans yang bekerja di rumah sakit rujukan COVID-19, tenaga laboratorium kesehatan (Labkes) yang ditunjuk dan fasilitas isolasi mandiri yang ditunjuk.

Meskipun begitu, keluarga nakes tetapharus memenuhi seluruh persyaratan seperti pendaftar lain dan mengupload surat keterangan dari tempat kerja. Karena ditengah pandemi ini PPDB Jabar Tanun 2020/2021digelar secara daring (online).

Sedangkan untuk tahapannya, PPDB Jabar untuktahap pertama adalah jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan yang dilaksanakan pada 8-12 juni. Lalu untuk tahap kedua yakni jalur zonasi dilaksanakan pada 25 juni – 1 juli 2020.