Jokowi Minta Perhatian Lebih Pada Provinsi Dengan Kasus Baru Tinggi

Jakarta, Posbaru – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya pengendalian arus balik yang fokus pada provinsi dengan sebaran kasus baru positif COVID-19 terbanyak.

Jokowi memberikan 3 arahan secara lengkap pada Rapat Terbatas melalu Video Teleconference, 3 arahan tersebut sebagai berikut :

1. Pengendalian Arus Balik, Menurut Jokowi hal ini sangat penting untuk dikendalikan agar tidak terjadi sirkulasi bolak-balik dalam penyebaran virus, khususnya di wilayah Jabodetabek.

2.Gugus Tugas dan Kementrian fokus yang memiliki kasus baru cukup tinggi, dalam hal ini Jokowi ingin Menteri Kesehatan dan Kepala Gugus Tugas betul-betul Provinsi Jawa Timur menjadi perhatian, terutama dalam hal kesiapan rumah sakit.

 “Kemudian juga yang berkaitan dengan percepatan pengujian sampel, pelacakan untuk yang terpapar di Jawa Timur betul-betul dilaksanakan langkah-langkah pengendalian,” ucap Jokowi.

Termasuk provinsi lain di luar pulau Jawa yang kasus penambahannya masih tinggi, seperti di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Papua, dan NTB.

3.Target uji specimen 10.000 per hari yang sudah ditargetkan beberapa bulan lalu agar dikejar, sehingga menurutnya betul-betul ada sebuah kecepatan, agar pandemi ini segera bisa diselesaikan.