Jokowi Tekankan Jajarannya Untuk Fokus 3 T

Jakarta, Posbaru – Menyikapi kenaikan kasus positif COVID-19 di Indonesia, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menekankan pada jajarannya agar terus berfokus pada pengujian (Testing), pelacakan (Tracing), serta perawatan pasien COVID-19 (Treatment), (3T) terutama pada 8 provinsi yang memiliki angka penularan tinggi.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk tingkatkan fasilitas kesehatan rumah sakit seiring dengan melonjaknya kasus positif di sejumlah provinsi, dan meminta agar pengujian PCR ditingkatkan dengan menambah jumlah lab yang beroperasi, serta dengan dukungan mobile lab PCR agar target jumlah pengjuian bisa tercapai.

Selain itu, Jokowi juga untuk mencegah mobilitas dan penyebaran tingkat lanjut harus diperlakukannya pengendalian wilayah perbatasan dan perjalanan serta transportasi antarwilayah.

Menurutnya, agar masyarakat kembali dan semakin meningkatkan kedisiplinan terkait pedoman kesehatan maka dibutuhkan sosialisasi secara masif mengenai Gerakan Nasional Disiplin Protokol Kesehatan.

Sebab saat Ia melakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Jokowi mendapati adanya survey yang menyebutkan bahawa sekitar 70 persen warga setempat beraktivitas tanpa menggunakan masker, untukitu sosialisasi dan pengawasan yang ketat sangat diperlukan.

Jokowi juga ingin agar mobilisasi TNI, Polri, Relawan, Ormas, dan Tokoh bisa bergerak mengkampanyekan dan sekaligus melakukan pengawasan.

Kemudian dalam upaya sosialisasi dan komunikasi harus dilakukan dengan cara yang persuasif, komunikatif, dan partisipatif agar membangun kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya disiplin menerapkan pedoman kesehan di masa Pandemi COVID-19.