Kang Emil Tetapkan Pergub Agar AKB Berjalan Optimal

Kota Bandung, Posbaru – Untuk mengoptimalkan masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Kang Emil) tetapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar Nomor 63 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian Risiko Kesehatan Masyarakat dan AKB untuk Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Daud Achmad, Sekretaris Gugus Tugas Jabar mengatakan bahwa dalam Pergub Tersebut ada 14 Indikator yang tentukan risiko kesehatan masyarakat di Kabupaten/Kota.

Indikator tersebut terbagi dalam 3 aspek yaitu epidemiologi, surveilans, dan pelayanan. Yang setiap indikatornya diberikan penilaian dan pembobotan.

Zona risiko Kabupaten/Kota akan dikeluarkan berkala tiap minggu langsung oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.

Ia juga meghimbau pemerintah Kabupaten/Kota untuk menyajikan data sebaran jumlah kasus suspek, probable dan terkonfirmasi COVID-19 per kecamatan yang setiap dua minggu divalidasi.

Pemerintah Kabupaten/Kota harus menyesuaikan AKB yang ditentukan oleh Zona risiko tersebut.

Daud mengatakan bahwa AKB bukan kembali kekehidupan normal, sebab selama vaksin dan obat belum tersedia maka pedoman kesehatan harus tetap dilaksanakan di semua kegiatan.