Kang Uu Sidak Tambang Pasir Ilegal

Kab.Tasikmalaya, Posbaru – Pada Senin 27 Juli 2020 Inspeksi mendadak (Sidak) ke Tambang pasir illegal di Desa Cidadap, Kec.Karangtunggal, Kab.Tasikmalaya dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum (Kang Uu).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menutup tiga lokasi tambang pasir illegal di Kec.Karangtunggal dan Sembilan titik lainnya.

Kang Uu menjelaskan bahwa pihaknya hanya menutup sementara aktivitas penambangan bahan galian C dan akan dibuka kembali jika pemilik tambang mendapat izin resmi dari Pemda Provinsi Jabar.

Hal tersebut dilakukan sebab tambang memiliki manfaat yang multifungsi untuk roda perekonomian masyarakat serta dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meskipun begitu, tambang juga harus memiliki legalitas agar bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik di Desa, Kecamatan, Kabupaten maupun Tingkat Provinsi.

Menurut Kang Uu, agar masyarakat dapat menjual hasil tambang dengan resmi ke berbagai proyek di dalam atau luar Jabar, pihaknya mendorong legalitas tambang pasir khususnyau untuk Kab.Tasikmalaya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud untuk memutus mata pencaharian yang ada, namun hanya untuk melegalkan usaha milik masyarakat tersebut.

Pihaknya juga telah memanggil Dinas terkait untuk segera menindaklanjuti proses perizinan tentang potensi penggalian sungai yang sesuai dengan Undang-Undang. Lalu jika ada yang melanggar maka akan diberikan sanksi berupa denda Rp100 miliar atau hukuman 10 tahun penjara.

Dalam hal ini Kang Uu juga meminta agar legalitas formal dikeluarkan dengan cepat, sepanjang aktivitasnya tidak merusak lingkungan. Selain itu Ia juga meminta Kepala Desa untuk terus menyampaikan informasi terkait pada masyarakat ataupun penambang.

Kemudian Pihak Kepolisian, TNI, dan Satpol PP diharapkan bisa megawasi serta membantu Pemrov Jabar terkait dengan hal tersebut.