Komunitas TurunTangan Peduli Petugas Pemakaman TPU Tanah Kusir

Jakarta, Posbaru – Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam penanganan kasus Covid-19. Ada juga profesi yang tidak kalah pentingnya dalam kasus Covid-19, yaitu petugas pemakaman. Mereka ini berisiko tinggi terpapar virus karena harus menguburkan jenazah yang meninggal karena Covid-19, ungkap Muhammad Husnil, leader project kegiatan Relawan TurunTangan dalam keterangan resmi, Selasa (27  /04/2020).

Untuk itu lanjut Husnil, Relawan TurunTangan tergerak untuk memberikan apresiasi atas pekerjaan mulia yang dilakukan para petugas pemakaman. Pada Selasa, 21 April 2020 relawan TurunTangan memberikan bantuannya ke TPU Tanah Kusir. Jumlah petugas pemakaman yang mendapatkan apresiasi dalam kegiatan ini adalah 100 orang.

“Bantuan yang diberikan antara lain baju hazmat, sarung tangan, dan masker untuk melindungi mereka saat bekerja. Selain itu, TurunTangan juga memberikan vitamin C, sabun cuci tangan antiseptik, alat disinfektan dan lampu LED portabel untuk penerangan ketika menguburkan jenazah di malam hari’” ujarnya menambahkan.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah WhatsApp-Image-2020-04-26-at-17.42.58.jpeg

Husnil lebih jauh mengatakan, TPU Tanah Kusir adalah TPU ketiga yang diberi bantuan. Sebelumnya, TurunTangan telah memberikan donasi yang serupa kepada dua TPU utama rujukan jenazah covid-19 yaitu TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur.

Kegiatan yang dilakukan TurunTangan, bisa terlaksana berkat dukungan donasi Kitabisa.com dan para donatur TurunTangan, tandasnya.

“Selain itu, TurunTangan juga bekerjasama dengan Kedai Kepikiran Kopi untuk memberikan minuman berupa kopi susu sebagai bentuk apresiasi mereka untuk Petugas TPU Tanah Kusir,” urai Husnil.

Dalam menjalankan gerakan ini TurunTangan menggunakan pendekatan kolaborasi. Selain para petugas pemakaman, TurunTangan juga membantu dua sektor informal yang terdampak dalam kondisi pandemik ini. Keduanya adalah para penjahit dan pemilik warteg/warung makan di sekitar TPU, tegasnya.

“Dalam pemberian bantuan, kami ingin memberdayakan penjahit rumahan untuk pembuatan masker. karena masker medis sulit ditemukan dan lebih ditujukan untuk tenaga medis.“ kata Husnil.

“Selanjutnya kami juga ingin memberikan makanan setiap hari untuk berbuka bagi petugas pemakaman dari warung-warung kecil di sekitar makam. Hal ini adalah sebagai dukungan kami terhadap UMKM,” tambahnya

Sementara itu Sobari petugas TPU Tanah Kusir mengatakan, dampak dari Covid-19 ini pekerjaan mereka menjadi berlipat-lipat. Selain itu, mereka juga harus siap sedia bekerja siang dan malam karena jenazah Covid-19 harus dimakamkan sesegera mungkin. Menurut anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jenazah Covid-19 ini harus dimakamkan kurang lebih empat jam setelah dinyatakan wafat.

“TPU kami pernah memakamkan jenazah yang terindikasi covid-19 sebanyak 19 orang. Saya sangat berterima kasih kepada TurunTangan sebagai bentuk antisipasi kita bersama karena telah menyumbang APD,dll. Saya berharap wabah pandemik ini segera berakhir,” pungkasnya. (Rien)