Kuota Gratis Bagi Siswa dan Mahasiswa Jabar

Kota Bandung, Posbaru – Kartu perdana gratis dengan kuota internet 10 GB dapat diakses oleh semua siswa dan guru SMA, SMK, SLB, MA, Pesantren, dan Perguruan Tinggi baik negeri atau swasta di Jawa Barat (Jabar), hal tersebut demi mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi COVID-19.

Program yang direncanakan berjalan mulai September hingga Desember 2020 tersebut tertuang dalam kerja sama Pemda Provinsi Jabar dan Telkomsel, Kuota tersebut belaku untuk 20 hari dan bisa diperpanjang untuk tiga bulan berikutnya dengan kuota 11 GB dan per-siswa hanya membayar Rp5000.

Adapaun Program Merdeka Belajar Jarak Jauh berbeda dengan program kuota gratis pemerintah pusat, namun jika program pusat bergulir, nomor perdana MBJJ bisa didaftarkan oleh pihak sekolah ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Kang Emil) mengatakan, pihaknya mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi Telkomsel demimendukung PJJ, sebab selain masalah gawai dan blankspot internet masyarakat juga memiliki keterbatasan membeli kuota internet.

Menurutnya dalam satu bulan pertama, akan ada 3,25 juta keping microchip nomor perdana gratis lengkap dengan paket kuota 10 gb.

Ia Juga meminta proses registrasi siswa dilakukan oleh pihak sekolah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, sedangkan untuk Pesantren, MA, dan Mahasiswa dapat melakukan registrasi di https://pikobar.jabarprov.go.id/. 

Kang Emil juga menyebutkan bahwa Pihaknya akan berkoordinasi dengan DPRD jika memungkinkan untuk pembelian kuota internet tiga bulan berikutnya yang akan ditanggung dengan APBD Perubahan Provinsi.

“Kami sedang berwacana dengan DPRD, jika memungkinkan tiga bulan sisanya pun coba ditanggung dari APBD provinsi. Sehingga siswa bisa tenang belajar sampai bulan Desember 2020, minimal tanpa harus mengeluarkan biaya,” ucap Kang Emil.