Macam-Macam Aliran Seni Lukis, Tokoh, dan Ciri-Cirinya
Posbaru – Sebuah seni lukis atau lukisan mempunyai aliran berdasarkan cara pengungkapan dan berbagai faktor lainnya. Aliran seni lukis juga terbagi menjadi tiga yakni representatif, non-representatif, dan deformatif, adapun penjelasannya adalah sebagai berikut.
Representatif
Adalah aliran seni lukis yang menggunakan keadaan nyata pada alam atau kehidupan, yang terbagi lagi menjadi beberapa kategori yaitu:
1. Realisme
Merupakan aliran seni lukis yang menampilkan lukisan apa adanya sesuai dengan kenyataan sehari-hari tanpa dramatisir (tambahan lain).
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Menampilkan kehidupan sehari-hari.
- Objek satu dan lainnya terlihat menyatu.
- Apa adanya.
Tokoh aliran realisme:
- Honore Umier
- Tarmizi
- Dullah
- Gustove Corbert
2. Naturalisme
Hampir sama dengan realisme namun bedanya aliran ini menambahkan sesuatu agar karya lukis menjadi lebih indah.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Biasanya bertema alam.
- Menggunakan teknik gradasi warna.
- Memiliki susunan perspektif, tekstur, pewarnaan, dan gelap-terang yang teliti.
Tokoh aliran naturalisme:
- Raden Saleh
- Basuki Abdullah
- Wahidi
- Thomas Cole
3. Romantisisme
Merupakan sebuah lukisan indah dan mengandung makna romantis yang ditampilkan dalam bentuk fantastik dengan suasana haru, damai, gembira, dan lain sebagainya.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Menyentuh perasaan.
- Mengandung makna.
- Bersifat kontras namun meriah.
- Dinamis.
Tokoh aliran romantisisme:
- Jean Baptiste
- Raden Saleh
- Fransisco Goya
- Eugene Delacroix
Non-Representatif
Aliran ini merupakan kebalikan dari aliran representatif dimana bentuk dasarnya sudah meninggalkan bentuk aslinya dan biasanya hanya berisi bentuk sederhana, kumpulan garis, atau blok-blok warna dan geometris. Aliran ini terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya adalah:
1. Abstrak Ekspresionisme
Menggunakan ekspresi spontan dalam menciptakan sebuah karya lukis, dimana pelukis biasanya akan menumpahkan cat langsung ke kanvas atau mencipratkannya dengan kuas dan benda lain.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Menampilkan garis, bentuk, dan warna yang alami tanpa unsur mengindahkan (membuat indah).
- Unsur yang tidak terbatas ditampilkan dalam aliran ini.
Tokoh aliran abstrak ekspresionisme:
- Clyfford Still
- Robert Montherwell
- Adolft Got Lieb
- Helen Frankenthaler
2. Formalisme
Sebuah aliran yang hanya menggunakan bentuk dasar geometris seperti segitiga, garis, persegi panjang, segi empat, dan lain semacamnya.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Hanya menampilkan garis geometris dan warna.
- Memiliki gradasi warna.
Tokoh aliran formalisme:
- James McNeill Whistler
- Jasper Johns
Baca Juga: Pengertian Seni Lukis, Teknik, Tujuan, Alat dan Bahan
Deformatif
Merupakan aliran yang mengubah bentuk asli sebuah objek dan menghasilkan bentuk baru yang tidak jauh dari bentuk aslinya. Aliran ini terbagi menjadi beberapa kategori yakni:
1. Surealisme
Mengubah yang nyata menjadi tidak nyata (khayalan) sehingga lukisan akan terlihat seperti mimpi, contohnya manusia berjalan di air, manusia terbang, dan lain semacamnya.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Penuh khayalan.
- Terasa aneh dan asing.
Tokoh aliran surealisme:
- Amang Rahman
- Sudiardjo
- Rene Magritte
- Salvador Dali
2. Ekspresionisme
Aliran ini lebih menonjolkan ungkapan (ekspresi) jiwa senimannya dan tidak mementingkan peniruan alam atau suatu objek.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Ungkapan perasaan seniman baik emosi kemarahan, depresi, bahagia, dan lainnya.
- Mengutamakan pemilihan warna.
- Sesuai imajinasi seniman.
Tokoh aliran ekspresionisme:
- Popo Iskandar
- Zaini
- Edvard Munch
- Ernst Ludwig Kirchner
3. Kubisme
Menyederhanakan objek nyata menjadi kubus atau bidang segi empat maupun bidang geometris lainnya.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Berbentuk geometris.
- Memiliki perpaduan warna yang menonjol.
Tokoh aliran kubisme:
- Albert Glazes
- Fernand Leger
- Pablo Picasso
- Juan Gris
4. Impresionisme
Adalah sebuah aliran yang menggambarkan kesan sederhana tentang apa yang dilukis oleh sang seniman.
Aliran ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Meneliti pantulan cahaya secara detail.
- Warna tercampur lebih optis karena lebih sedikit dari sebuah pigmen cat
- Menghindari pengolahan sifat transparan cat.
Tokoh aliran impresionisme:
- S.Sudjojono
- Casmile Pissaro
- Edward Degas
- Georges Seurat
Selain aliran representatif, non-representatif, dan deformatif ternyata masih banyak aliran seni lukis lain diantaranya adalah sebagai berikut.
- Kontruktivisme Klasik
- Fauvisme
- Pointilisme
- Futurisme
- Primitif
- Gotik
- Optik
- Kontemporer (Post Modern)
- Pop Art (Popular Art)
- Klasikisme
- Dadaisme
- Pittura Metafisica