Pariwisata : Pengertian, Tujuan, Jenis, Manfaat

pariwisata

Posbaru – Pengertian pariwisata secara umum adalah perjalanan yang dilakukan seseorang dalam jangka waktu tertentu dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan untuk rekreasi atau suatu kepentingan untuk memenuhi keinginanya. Pariwisata juga bisa diartikan sebagai sebuah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain untuk rekreasi lalu kembali ke tempat semula.

Pengertian Pariwisata Secara etimologi : berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari dua suku kata yakni pari yang berarti berulang-ulang (berkali-kali) dan wisata yang berarti perjalanan atau bepergian. Jadi pariwisata adalah perjalanan yang dilakukan secara berulang-ulang atau berkali-kali.

Pengertian Pariwisata Menurut Para Ahli

Pariwisata adalah phenomena dari jaman sekarang yang didasarkan diatas kebutuhan akan kesehatan dan pergantian hawa, penilaian yang sadar dan menumbuhkan (cinta) pada keindahan alam dan manusia sebagai hasil perkembangan perniagaan, industri, perdagangan dan penyempurnaan alat-alat pengangkutan.

(E.Guyer Freuler, Yoeti 1996:115)

Pariwisata adalah peralihan tempat untuk sementara waktu dan mereka yang mengadakan perjalanan tersebut mendapatkan pelayanan dari perusahaan yang bergerak dalam industri ini.

(Hans dan Buchi)

Wisata adalah kegiatan perjalanan atau sebagian dari kegiatan tersebut yang dilakukan sukarela bersifat sementara untuk menikmati obyek dan daya tarik wisata, serta mengandung unsur : Kegiatan perjalanan, Dilakukan sukarela, Bersifat sementara, Seluruh atau Sebagian Perjalanan bertujuan untuk menikmati obyek dan daya tark wisata.

(Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1990 tentang Kepariwisataan Bab I Pasal 1)

Kepariwisataan merupakan kegiatan yang memanfaatkan kekayaan alam dan lingkungan hidup yang khas seperti budaya, peninggalan sejarah, pemandangan alam, dan iklim yang nyaman.

(Keputusan R. I. No. 19 Tahun 1969).

Tujuan Pariwisata

  1. Memperkenalkan, mendayagunakan, melestarikan, dan meningkatkan mutu obyek serta daya tarik wisata.
  2. Memupuk rasa cina tanah air dan meningkatkan persahabatan antar bangsa.
  3. Meningkatkan pendapatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
  4. Memperluas serta meratakan lapangan kerja dan kesempatan usaha.
  5. Mendorong pendayagunaan produksi nasional.

Unsur-Unsur Pariwisata

  1. Biro Perjalanan, badan usaha yang memberikan pelayanan perjalanan pariwisata dari mulai keberangkatan hingga kepulangan yang bertujuan memberikan kenyamanan pada wisatawan.
  2. Akomodasi, tempat penginapan bagi wisatawan yang berkunjung contohnya adalah hotel, motel, perkemahan, dan lainnya.
  3. Transportasi, alat transportasi yang disediakan pihak swasta atau pemerintah baik darat, udara, dan air yang digunakan sebagai alat angkut wisatawan.
  4. Jasa Boga, badan usaha yang menyediakan (menjual) makanan dan minuman baik tradisional maupun tidak untuk para wisatawan yang berkunjung.
  5. Money Changer, jasa penukaran mata uang asing dengan mata uang negara yang dituju sehingga wisatawan dapat menggunakan uangnya di negara tersebut.
  6. Atraksi, pertunjukan atau kegiatan yang diadakan di berbagai tempat wisata contohnya tarian, musik, lomba dan lain sebagainya.
  7. Cindera Mata (Oleh-Oleh), semua jenis barang yang bisa dibeli oleh wisatawan untuk dibawa pulang ke tempat asalnya dan biasanya merupakan barang ciri khas tempat wisata tersebut.

Jenis-Jenis Pariwisata

  1. Pariwisata Lokal, Ruang lingkupnya terbatas hanya di tempat-tempat tertentu pada suatu daerah.
  2. Pariwisata Regional, ruang lingkupna lebih luas daripada pariwisata lokal contohnya “berwisata ke tempat-tempat yang ada di jawa timur, papua, dan lainnya.”
  3. Pariwisata Nasional, ruang lingkupnya sangat luas mencapai sebuah negara serta wisatawan yang berkunjung bukan hanya dari dalam negeri namun juga dari luar negeri.
  4. Pariwisata Regional-Internasional, ruang lingkupnya lebih luas daripada nasional namun mempunyai batas tertentu.
  5. Pariwisata Internasional, ruang lingkupnya sangat luas yakni seluruh negara di dunia sehingga wisatawan bisa berkunjung ke semua penjuru dunia.

Jenis-Jenis Wisata

1.Wisata Budaya

Bertujuan memperluas pandangan hidup dengan mempelajari keadaan suatu kelompok masyarakat, kebiasaan, adat istiadat, dan cara hidup ataupun seni.

2.Wisata Petualang

Dilakukan oleh wisatawan yang ingin berpetualang contohnya mendaki gunung, arung jeram dan lain sebagainya.

3.Wisata Industri

Wisata ini termasuk kedalam wisata komersial serta biasanya dilakukan oleh para pelajar dengan tujuan menambah ilmu atau mengadakan sebuah penelitian.

4.Wisata Kesehatan

Bertujuan untuk menikmati udara bersih atau mengunjungi tempat yang menyediakan fasilitas kesehatan yang baik dengan tujuan mendapatkan manfaat bagi dirinya.

5.Wisata Religi

Berhubungan dengan agama, kepercayaan, dan adat istiadat serta biasanya dilakukan atas anjuran atau keinginan dirinya sendiri.

6.Wisata Olahraga

Wisatawan berkunjung dengan tujuan mengikuti kegiatan olahraga atau menonton kegiatan olahraga seperti Asean Games, Piala Dunia dan lain sebagainya.

7.Wisata Pertanian

Perjalanan ke industri pertanian, perkebunan, peternakan dan lainnya dengan tujuan pembelajaran, penelitian, dan lain sebagainya.

8.Wisata Komersial

Wisatawan mengunjungi pameran dan pekan raya yang sifatnya komersil dengan tujuan khusus atau bisnis.

9.Wisata Politik

Wisatawan berkunjung ke peringatan ulang tahun atau hari kemerdekaan suatu negara atau urusan lainnya dengan tujuan politik.

10.Wisata Bahari (Maritim)

Perjalanan wisata yang berhubungan dengan air contohnya menyelam, memancing, dan lain sebagainya.

11.Wisata Konvensi

Wisata ini juga termasuk kedalam wisata politik dengan tujuan membahas, pertemuan, atau musyawarah baik berfisat nasional, regional, ataupun internasional.

12.Wisata Cagar Alam

Wisatawan berkunjung dengan maksud untuk menikmati kesegaran udara, keindahan alam, serta melihat keragaman flora dan fauna pada suatu daerah.

13.Wisata Kuliner

Wisata ini berhubungan dengan makanan dan minuman, biasa wisatawan akan mencari makanan dan minuman khas atau populer pada suatu daerah untuk mencobanya.

14.Wisata Berburu

Dilakukan di daerah tertentu yang diizinkan oleh pemerintah, pemerintah setempat mendagakan wisata ini berujuan untuk menjaga keseimbangan hidup satwa.

Baca Juga : Penjelasan 17 Jenis Pupuh Sunda dan Contohnya

Manfaat Pariwisata

  • Membuka peluang usaha dan peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
  • Menambah pemasukan sebuah negara.
  • Membantu kelestarian budaya dan lingkungan hidup.
  • Membuat kesehatan jiwa seseorang lebih baik karena telah melakukan kegiatan menyenangkan selama berwisata.

Itulah Pengertian, Tujuan Pariwisata, Jenis Pariwisata, Jenis Wisata, dan Manfaat Pariwisata, semoga artikel ini dapat menambah pegetahuan kalian.

Anda Mungkin Suka