Pemerintah Pangkas Cuti Bersama Tahun 2021

Jakarta, Posbaru – Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) No 281 Tahun 2021, No 1 Tahun 2021, No 1 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB No 643 Tahun 2020, No 4 Tahun 2020, No 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021. Disebutkan bahwa pemerintah menyepakati dan menetapkan perubahan cuti bersama tahun 2021.

Hal tersebut telah diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tinkat Menteri Peninjauan SKB Cuti Bersama Tahun 2021 yang dimpimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

 “Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja” ujar Menko PMK.

Cuti bersama tahun 2021 yang dipangkas sebanyak 5 hari yakni 12 maret (Cuti Bersama Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW., 17, 18, 19 Mei (Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 H, dan 27 Desember (Cuti Bersama Hari Raya Natal 2021).

Menurut Menko PMK, alasan pengurangan libur yakni karena kurva peningkatan COVID-19 belum melandai meski berbagai macam upaya telah dilakukan, dan sehabis libur panjang ada kecenderungan mengalami peningkatan. Karena mobilitas masyarakat cenderung naik sementara program vaksinasi sedang berjalan.

Baca Juga : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi IPTEK Pengertian, Dampak, DLL

“Oleh karena itu, Pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat,” katanya.

 “Sekali lagi ditegaskan bahwa Tahun 2021 Cuti Bersama dipotong 5 hari dari 7 hari yang ada,” Tegas Menko PMK.