Pemerintah Siapkan Rencana Kebijakan Fiskal

Jakarta, Posbaru – Pemerintah Republik Indonesia membuat terobosan dalam membuat kebijakan ekonomi di tahun 2021 untuk mengakselerasi pemulihan sosial-ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, momentum yang dilakukan adalah mempersiapkan kondisi Normal Baru. Akselerasi pemulihan sosial dan kesehatan, akselerasi pemulihan ekonomi dan inovasi kebijakan untuk tetap mempertahankan fiskal namun juga mencari basis pajak yang baru.

Menurutnya ekonomi digital Indonesia akan meningkat, untuk itu pemerintah akan melakukan pemajakan untuk PPN yang merupakan salah satu basis perpajakan baru. Namun program core tax system tetap dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan dari pajak di dalam melakukan collectionnya.

Kemudian Kemenkeu dan Bappenas juga akan mengoptimalisasi penggunaan teknologi informasi di tahun 2020 yang sekarang dilakukan, untuk terus ditingkatkan di tahun berikutnya guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, dan pelayanan publik.

Sri Mulyani mengatakan, di tahun 2021 investasi bidang IT dan duungan untuk informasi teknologi, infrastrukturnya akan menjadi fokus pemerintah.

Lalu untuk percepatan pemulihan sosial ekonomi dan momentum reformasi untuk transformasi ekonomi menuju Indonesia maju yang akan dilaksanakan tahun depan, menyangkut reformasi kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan,dukungan industri, reoformasi transfer keuangan dan dana desa, reformasi perpajakan serta, reformasi penganggaran.

Ia juga menjelaskan, di bidang sistem kesehatan nasional, fokusnya adalah untuk kesehatan nasional di tahun 2021, sehingga anggarannya tidak bisa dibandingkan dengan tahun ini.