Pemerintah Tak Bisa Larang Warga Mudik Dengan Alasan Ekonomi

Jakarta, Posbaru.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah sudah memutuskan hanya untuk ASN, TNI dan Polri, serta pegawai BUMN dan anak perusaahan dilarang mudik.

Sementara masyarakat, tidak mendapat larangan dari pemerintah. Namun Pemerintah akan mengevaluasi dari hal-hal yang ada di lapangan, ujar Jokowi melalui sambungan konferensi video, Kamis (9/4/2020).


Ada dua kelompok pemudik yang tidak bisa begitu saja kita larang-larang, karena ada juga yang pulang kampung karena alasan ekonomi.

“Kelompok pertama, warga yang terpaksa pulang kampung karena masalah ekonomi setelah diterapkannya pembatasan sosial sehingga penghasilan mereka turun atau bahkan tidak memiliki pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan,” tegasnya.

Kelompok yang kedua adalah warga yang mudik karena tradisi yang sudah puluhan tahun kita miliki di negara kita, Indonesia.

“Jadi sekali lagi, pembatasan mudik dan kemungkinan adanya larangan mudik itu akan kita putuskan setelah melalui evaluasi-evaluasi di lapangan yang kita lakukan setiap hari,” tendasnya..

Untuk itu, Pemerintah menyalurkan bantuan sosial khususnya di Jabodetabek, agar warga mengurungkan niatnya untuk mudik, harapnya.