Pengertian Lempar Lembing, Teknik Dasar, Ukuran Lapangan

Posbaru – Secara umum, pengertian lempar lembing adalah olahraga yang dilakukan dengan cara melemparkan lembing dalam gaya, teknik, dan jarak tertentu. Olahraga ini termasuk ke dalam cabang olahraga atletik nomor lempar.

Secara bahasa, pengertian lempar lembing berasal dari kata lempar dan lembing. Lempar berarti usaha untuk membuang sejauh mungkin suatu benda, sementara lembing adalah tongkat berujung runcing.

Sehingga jika disimpulkan lempar lembing merupakan olahraga yang bertujuan melempar lembing sejauh mungkin.

Teknik Dasar Lempar Lembing

Olahraga yang mengutamakan gerak lengan dan otot ini mempunyai empat teknik dasar yakni:

1. Memegang Lembing

Pada lembing ada lilitan tali yang dianjurkan menjadi pegangan lembing agar lebih efektif untuk memegangnya. Selain itu, pada teknik ini ada beberapa gaya memegang yang perlu diketahui yaitu:

A. Gaya Penjepit

Atlet akan memegang lembing di bagian lilitan tali dengan jari telunjuk dan tengah berada di antara lembing berposisi menjepit. Gaya ini digunakan dengan tujuan mencegah terjadinya cedera siku karena salah melempar.

B. Amerika

Salah satu gaya yang mudah untuk dilakukan bagi pemula, cara melakukannya adalah lembing dipegang pada abgian tali di antara jari telunjuk dan ibu jari. Kemudian telapak tangan beserta jari lainnya menggenggam tongkat seperti biasa.

C. Finlandia

Dilakukan dengan memegang lembing di bagian lilitan tali dengan jari tengah dan ibu jari yang bertemu. Kemudian sisa jari lainnya yang menggenggam tetapi jari telunjuk tetap lurus mengikuti lembing.

Baca Juga: Pengertian Lempar Cakram, Teknik Dasar, dan Ukuran

2. Membawa Lembing

Cara melakukan teknik ini adalah sebagai berikut:

  • Pegang Lembing dan posisikan di atas bahu dengan siku mengarah ke depan.
  • Arahkan lembing ke depan berkemiringan 40 derajat ke area lemparan.
  • Pinggul tegak lurus dengan area target, sebelum melempar atlet biasanya melakukan lari 10, 13 hingga 18 langkah.
  • Saat berlari, pastikan posisi memegang lembing sesuai dengan teknik awal.
  • Setelah langkah terakhir, putar kaki yang berlawanan dengan tangan pemegang lembing kemudian arahkan pinggul ke target.
  • Terakhir lakukan gerakan kaki silang sembari menarik lembing ke belakang, dan posisi tubuh condong ke belakang untuk bersiap melempar.

3. Teknik Lari

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  • Pastikan berlari sembari membawa lembing dan posisikan lembing di atas kepala.
  • Tekuk lengan ke depan serta telapak tangan menghadap atas.
  • Pada bagian akhir dari awal terdiri dari langkah silang (cross steps) dan ada beberapa cara lainnya yaitu, jingkat (hot steps), langkah silang (cross steps), langkah silang belakang (rear cross steps)
  • Cara Cross Step, ketika kaki kiri diturunkan, putar bahu ke kanan perlahan lalu lengan kanan ke belakang. Sembari titik gravitasi turun saat melakukan awalan lari.
  • Pandangan ke depan, kemudian ketika tungkai kanan mendarat posisikan ditekuk lalu akhiri dengan langkah silang.
  • Kemudian angkat tumit kanan ketika lutut maju dan buka kedua tungkai dengan melangkahkan kaki kiri sejauh mungkin ke depan lalu injak ke kiri sedikit.
  • Saat kaki kiri sudah diturunkan dalam akhir lemparan, lalu pinggul berputar ke depan dan ditandai dengan putaran ke dalam kaki kanan dan lutut. Setelah itu segeralah membuka bahu kiri, dan siku kanan di putar ke arah atas, lembing diluruskan di atas lengan dan bahu ke arah target
  • Terakhir tekan kaki kiri seperti melompat dan disusul dengan kaki kanan ke dalam, lalu meluruskannya sambil lutut kanan juga ikut lurus sehingga membentuk posisi membujur dari badan, dan siap untuk melempar.

4. Melempar Lembing

Cara Melakukan teknik ini adalah sebagai berikut:

  • Luruskan lengan dan condongkan badan ke belakang.
  • Gunakan kaki sebagai tumpuan kemudian dorong dengan kaki lain.
  • Ubah titik gravitasi dan berat badan ke depan sembari bersiap melempar.
  • Di saat yang bersamaan, lemparkan lembing ke atas depan. Lepaskan lembing ketika tangan berada di depan kaki tumpuan.

Alat Lempar Lembing

Alat yang digunakan yakni lembing berbahan bambu dengan mata berbahan logam. Ukurannya untuk putra 2,60 m dengan berat 800 gr sementara untuk putri panjang 2,20 berat 600 gr.

Ukuran Lapangan

  • Lebar 4 m
  • Panjang 40 m
  • Lebar garis 7 m
  • Lebar garis lururs kanan kiri garis lempar 1,5 m
  • Lengkungan datar dengan tanah dan bususr lingkaran jari-jari 8 m
  • Lengkung lemparan berbahan logam selebar 7 cm.

Itulah pengertian lempar lembing beserta penjelasan teknik, gaya, ukuran lapangan, dan alat yang digunakannya. Semoga bermanfaat!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *