Pengertian Propaganda, Sejarah, Ciri, Tujuan dan Tekniknya

Posbaru – Halo kawan, pernah mendengar Propaganda?. Jika pernah apakah kalian tahu apa itu propaganda?. Jika tidak maka kalian harus simak pembahasan berikut tentang pengertian propaganda, tujuan, sejarah, jenis, hingga ciri-cirinya.

Pengertian Propaganda

Propaganda adalah rangkaian pesan yang ditujukan untuk memengaruhi pendapat serta kelakuan sekelompok orang atau masyarakat yang mana isinya tidak menyampaikan informasi yang obyektif (menyampaikan informasi yang berat sebelah).

Sehingga propaganda memang sengaja dibuat untuk memberi informasi yang dapat memengaruhi sekelompok orang atau masyarakat baik dalam bentuk tulisan, gambar, video, suara, dan lain sebagainya.

Definisi Propaganda Menurut Para Ahli

Leonard W. Dobb (Pakar Opini Publik), menyatakan bahwa propaganda adalah usaha-usaha yang dilakukan oleh individu yang berkepentingan untuk mengontrol “sikap kelompok” termasuk dengan cara sugesti, sehingga dapat berakibat pada kegiatan kelompok tersebut.

Jozef Goebbels (Menteri Propaganda Nazi Era Hitler), mengatakan “Sebarkan kebohongan berulang-ulang kepada publik. Kebohongan yang diulang-ulang, akan membuat publik menjadi percaya.” Tentang kebohongan ini. Selain itu Ia juga mengajarkan bahwa kebohongan yang paling besar ialah kebenaran yang diubah sedikit saja.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), propaganda adalah suatu penerangan (paham), pendapat, dan lainnya yang menjadi benar dan salah yang mungkin dikembangkan dengan tujuan meyakinkan orang agar menganut sebuah aliran, sikap, dan arah tindakan tertentu.

Sejarah Propaganda

Propaganda telah ada sejak awal terdokumentasinya sejarah manusia, seperti Inskrpsi Behistun (515 SM) yang menggambarkan kenaikan Darius I ke tahta Persia.

Sementara contoh di Indonesia salah satunya yakni pada tahun 1863 ditemukan Prasasti Ciaruteun peninggalan kerajaan Tarumanegara yang mengungkap adanya tradisi propaganda di kerajaan kuno dengan agama dengan menggunakan kultus individu pada Raja Purnawarman.

Ciri-Ciri Propaganda

1. Komunikator, atau orang yang dilembagakan atau lembaga yang menyampaikan pesan berisi tujuan tertentu.
2. Komunikan, penerima pesan yang diharapkan menerima pesan lalu melakukan sesuatu sesuai pola yang ditentukan komunikator.
3. Terdapat pesan tertentu yang telah dirumuskan agar mencapai tujuan dengan efektif.
4. Bertujuan mengubah sikap, opini, perilaku suatu kelompok dengan teknik memengaruhi.
5. Terdapat suatu kondisi atau situasi yang mendorong adanya propaganda.

Tujuan Propaganda

Menurut Liliweri (2011) terdapat beberapa tujuan propaganda yakni.

A. Manipulasi Emosi, bisa dilakukan dengan beberapa manipulasi emosi bahkan sering dilakukan dengan cara yang membahayakan dengan teknik propaganda manipulasi kata, simbol, suara, dan pesan non verbal.

C. Memengaruhi Opini Publik, dapat mengkomunikasikan fakta yang dapat memengaruhi opini publik pada suatu isu yang dapat bersifat positif maupun negatif.

Jenis-Jenis Propaganda

1. Black Propaganda
Memberi sumber informasi salah (tidak tepat) dimana penyebar akan menyebarkan informasi palsu dengan memberi kesan buruk pada sekelompok orang, orang, masyarakat atau bahkan negara.

2. Grey Propaganda
Jenis ini memiliki sumber yang kurang jelas dengan tujuan yang samat sehingga menimbulkan keraguan.

3. White Propaganda
Informasi disampaikan dengan jujur, benar, sportif menyampaikan isi pesan dan memiliki sumber yang jelas.

4. Ratio Propaganda
Bersifat positif yang lebih menjurus ke arah perpaduan dan penciptaan nama baik serta mempromosikan ikatan persahabatan dengan meningkatkan moral sebuah perkara yang disebarkan.

Teknik Propaganda

Testimonial
Berisi kesaksian tentang sebuah kebaikan atau keburukan yang merupakan bahan untuk memengaruhi sekelompok orang atau masyarakat.

Name Calling
Memberi cap buruk pada suatu kelompok, kepercayaan, individu, dan lain sebagainya.

Card Stacking
Mengarahkan sekelompok orang atau masyarakat pada keadaan pemikiran yang dikehendaki menggunakan seni untuk mengelabui kepentingan sebuah kelompok, perbuatan, kepercayaan, dan lain semacamnya.

Using All Form of Persuations
Membujuk orang dengan memberi himbauan, rayuan, dan iming-iming dimana umumnya mudah ditemukan pada saat pemilu.

Band Wagon Technique
Bertujuan menjadikan orang mengikuti tindakan dari banyak orang yang sudah sesuai dengan kehendak si pembuat.

Reputable Mouthpiece
Mengemukakan suatu yang tidak sesuai kenyataan dan umumnya digunakan seseorang untuk menyanjung pemimpin dengan tidak tulus.

Glittering Generalities
Menyamakan sesuatu yang di propagandakan dengan tujuan mulia maupun luhur (agung) yang biasanya menggunakan pernyataan kebajikan.Dengan usaha untuk membangkitkan perasaan ikhlas, cinta, dan perasaan langsung pada masyarakat atau sekelompok orang atau kepentingan tertentu atau program tertentu.

Demikianlah pengertian propaganda, sejarah, ciri, tujuan hingga tekniknya, semoga bermanfaat!

Sumber: wikipedia, dosenpendidikan.co.id, kajianpustaka.com,