Perbedaan Pendidikan Formal, Non-Formal, dan Informal

Posbaru – Dalam Undang-Undang No.20 tahun 2003 Pasal 12 ayat 1 disebutkan bahwa jalur pendidikan terdiri dari Formal, Non-Formal, dan Informal, yang ketiganya mempunyai perbedaan sebagai berikut.

Pendidikan Formal

Pendidikan ini adalah pendidikan yang ada di Sekolah pada umumnya, dimana menurut Pasal 1 ayat 6 Peraturan Pemerintah No.17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, jalur pendidikan ini memiliki jenjang yang jelas dimulai pendidikan dasar, menengah, sampai tinggi.

Pendidikan ini mempunyai karakteristik yakni:

  • Kurikulum yang jelas
  • Materi pembelajaran bersifat akademis
  • Proses pendidikan cukup lama
  • Memberlakukan syarat bagi peserta didik
  • Penyelenggara dari pihak pemerintah ataupun swasta
  • Peserta didik mengikuti ujian formal
  • Kredensials
  • Pengajar memenuhi klasifikasi terntentu
  • Pemberlakuan administrasi seragam

Pendidikan Non-Formal

Pendidikan ini dapat dilaksanakan dengan terstruktur dan berjenjang demi memenuhi kebutuhan pendidikan peserta didik, contoh pendidikan ini pada tingkat usia dini adalah Taman Pendidikan Al-Quran, dan ada juga kursus diantaranya kursus belajar, kursus musik dan lain sebagainya.

Pendidikan non-formal ini bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan yang sangat diluar jenis, level ataupun cakupannya, pendidikan ini juga mempunyai karakteristik sebagai berikut.

  • Bertujuan memperoleh keterampilan yang akan segera digunakan
  • Berpusat pada peserta didik
  • Waktu penyelenggaraan singkat
  • Menggunakan kurikulum kafetaria
  • Metode pembelajaran yang partisipatif
  • Hubungan mendatar peserta didik dan pendidik
  • Sumber yang langka mengusahakan sumber lokal digunakan seoptimal mungkin
  • Kredensials pada umumnya tidak memegang peranan penting

Pendidikan Informal

Pendidikan Informal adalah pendidikan keluarga dan lingkungan dengan bentuk kegiatan belajar mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab, dimana pendidikan ini dapat ditemui di sekolah rumah (Homeschoolng) dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM).

Beberapa karakteristik pendidikan informal yakni:

  • Diselenggarakan dimana saja
  • Tidak ada persyaratan khsus
  • Tidak perlu mengikuti ujian tertentu
  • Proses pendidikan dilakukan keluarga dan lingkungan
  • Tidak ada kurikulum tertentu
  • Proses pendidikan dilakukan tanpa mengenal ruang dan waktu
  • Orang tua guru anak didik
  • Tidak ada kredensials
  • Tidak ada jenjang
  • Tidak ada manajemen jelas

Anda Mungkin Suka