Regulasi Pelanggar Protokol Kesehatan Jabar

Kota Bandung, Posbaru – Regulasi yang mengatur tentang sanksi dan pelanggar pedoman kesehatan terus di matangkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil (Kang Emil) menyebutkan bahwa pemerintah pusat akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang kedisiplinan masyarakat selama Pandemi.

Inpres tersebut menyatakan terdapat sanksi bagi masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Kang Emil mengatakan denda Rp100-150 ribu adalah salah satu opsi sanksi bagi masyarakat yang tidak memakai masker, dan ada sanksi sosial yang tercantum jadi hanya ada dua pilihan sanksi bagi pelanggar yakni denda atau sanksi sosial.

Kemudian, Sekretaris Gugus Tugas Jabar, Daud Achmad menyampaikan bahwa pihaknya intens untuk mematangkan regulasi tersebut.

Ia mengatakan, ada akademisi yang terlibat dalam penyusunan (regulasi) yang nantinya berbentuk Peraturan Gubernur (Pergub). Aturan tersebut tidak hanya untuk pelanggar yang tidak menggunakan masker, namun juga menyangkut pedoman kesehatan lainnya.

Pedoman kesehatan tersebut yakni Menggunakan masker, Jaga jarak, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti Cuci tangan.

Adapun regulasi tersebut ditargetkan oleh pihaknya selesai dan berlaku pada Hari Senin (27/7/20), dalam hal ini sanksi administrasi bisa berupa teguran lisan, teguran tertulis, pekerjaan sosial yang harus dikerjakan, dan Denda.

Anda Mungkin Suka