Sebanyak 7 Fraksi DPRD Sepakat Makzulkan Bupati Jember

Posbaru – Pada paripurna hak menyatakan pendapat, sebanyak tujuh fraksi DPRD Jember sepakat mengusulkan pemberhentian (memakzulkan) Bupati Jember, Faida. Pada sebelumnya  anggota DPRD juga telah menggunakan hak interpelasi serta hak angker terhadap Bupati.

Menurut juru bicara Partai Nasdem, Hamim, alasan dimakzulkannya Faida yakni karena telah melanggar janji jabatan serta melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam hal ini, Faida telah merubah Peraturan Bupati (Perbup) Kedudukan, Susunan Organisasi Tata Kerja (KSOTK), dengan tanpa mengikuti (mengindahkan) ketentuan yang ada, akibatnya Jember tidak mendapat kuota CPNS dan P3K Tahun 2019 dan terancam tidak mendapatkan lagi jatah kuota PNS tahun 2020.

Kemudian Faida juga telah dijatuhkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Negara (KASN) terkait mutasi dengan melanggar sistem merit serta aturan kepegawaian, namun tidak dipatuhi dan justru mengulang kesalahan yang sama.

Alasan lain dimakzulkannya Faida karena dalam kurun waktu 2015 telah menerbitkan 15 SK Bupati untuk memutasi ASN, terkait dengan hal tersebut Mendagri dan Gubernur meminta Faida Mencabut SK tersebut karena Mutasi itu melanggar sistem merit serta perundang-undangan.

Menindaklanjuti pemakzulan DPRD, Faida mengatakan bahwa dirinya telah mencabut belasan keputusan Bupati serta mengembalikan para pejabat untuk melakukan semua rekomendasi Mendagri.

Ia Juga berencana untuk menghadiri rapat paripurna tersebut melalui Video conference, namun DPRD menolak dan meminta dirinya untuk hadir secara fisik.

Anda Mungkin Suka

Leave a Comment