Sinopsis Film Self/Less (2015), Kembali Dihidupkan!

Posbaru – Merupakan sebuah film misteri yang ditulis oleh Àlex Pastor dan David Pastor. Adapun sinopsis film Self/Less (2015) adalah sebagai berikut.

Sinopsis Film Self/Less (2015)

Film Self/Less menceritakan tentang seorang jutawan bernama Damian yang menderita kanker stadium akhir. Damian yang sudah putus asa dengan keadaannya, menghubungi Profesor Albright yang tengah mengembangkan penelitiannya.

Penelitian tersebut diklaim bisa memindahkan jiwa seseorang ke tubuh orang lain, karena kondisi Damian yang sudah buruk. Ia pun menyetujui mencoba penelitian tersebut tanpa pikir panjang.

Namun, Profesor tidak memberi tahu tentang efek samping berbahaya dari penelitian tersebut.

Setelah menjalani prosedur “Shedding” di Laboratorium Albright. Ia pun memulai hidup baru dengan nama samara Edward Kidner.

Suatu hari, Ia lupa meminum obatnya sehingga berhalusinasi tentang seorang wanita dan anak-anak.

Walaupun Damian menanyakan tentang kejadian tersebut, Albright tidak menjelaskan secara detail penyebab halusinasi itu.

Meski begitu, Damian merasa bahwa halusinasi yang dialaminya adalah nyata. Ia pun memutuskan untuk menyelidiki wanita yang dilihatnya dalam halusinasi itu.

Penyelidikan tersebut mengarah ke sebuah rumah pertanian. Di sana Ia bertemu dengan wanita bernama Madeline yang mengatakan bahwa Damian adalah suaminya bernama Mark yang telah lama meninggal.

Diketahui ternyata, tubuh yang digunakan Damian merupakan tubuh Mark yang dijual untuk penelitian kepada Albright.

Mark melakukannya demi biaya pengobatan sang putri. Sejak saat itulah, perlahan namun pasti, Ia terus mendapatkan ingatan dari tubuhnya dan mengarah ke sebuah rahasia besar.

Lalu apakah rahasia tersebut?.

Informasi Lainnya

GenreAksi, Misteri, Fiksi Ilmiah
Pertama Rilis10 Juli 2015
SutradaraTarsem Singh
Rating6,5/10 (IMDb)
Durasi1 Jam 57 Menit
PemeranRyan Reynolds, Natalie Martinez, Matthew Goode dan lainnya

           
Riview Singkat Film Self/Less

Sinematografi dalam film sangat baik namun sayang alur ceritanya kurang begitu menarik, padahal jika sedikit dikembangkan mungkin akan sangat seru.

Bahkan saya rasa, terdapat beberapa adegan yang tidak harus ada namun malah dilakukan dalam film ini. Yang mana menjadikan adegan itu sia-sia.

Selain itu, jika kalian memperhatikan dengan baik film ini. Maka saya yakin akhir ceritanya dapat ditebak sejak awal seperti “bagaimana dan kenapa itu terjadi”.

Walaupun begitu, film ini masih layak untuk kalian tonton karena sedikit menarik jika tidak terlalu memikirkan pendapat yang saya katakan tadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *