TurunTangan Kembali Salurkan Bantuan Ke TPU Tegal Alur

Jakarta, Posbaru – Angka kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta terus meningkat setiap harinya bahkan beberapa hari yang lalu ada sebanyak 2.476 kasus positif, selain itu terjadi juga peningkatan jumlah kematian salah satu contohnya terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur yang telah memakamkan 65 Jenazah dalam sehari pada 4 Januari 2020 dimana hal tersebut merupakan rekor tertinggi selama pandemi COVID-19 ini.

Hal ini juga dikhawaatirkan membuat petugas pemakaman kewalahan akibat kapasitas kerja yang meningkat dua kali lipat serta berpengaruh pada ketersediaan tempat pemakaman korban COVID-19 yang mana di TPU Tegal Alur telah menggunakan sistem tumpang tindih akibat penuhnya lahan pemakaman pada unit Islam.

Menurut Petugas admin TPU Tegal Alur, Hendri, TPU Tegal Alur sedang menyiapkan lahan baru untuk pemakaman COVID-19. “Kami sudah menerapkan sistem tumpang tindih untuk memakamkan jenazah protokol Covid karena lahan sudah sangat penuh. Setelah TPU Pondok Ranggon tutup kemarin, kerja di TPU Tegal Alur menjadi dua kali lipat, tapi para petugas tetap semangat menjalankan tugas demi kemanusiaan,” ucapnya.

TPU Tegal Alur
Penyerahan donasi untuk TPU Tegal Alur oleh Direktur Eksekutif TurunTangan, Primadita Rahma

Oleh sebab itulah TurunTangan bersama PT.Indodax Nasional Indonesia dan Ayo Bantu bekerjasama menyalurkan bantuan kepada para tenaga di TPU Tegal Alur. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada petugas pemakaman di TPU Tegal Alur.

Adapun bantuan yang telah disalurkan pada hari Rabu 21 Januari 2021 yakni berupa disinfektan, sabun cuci tangan, hand sanitizer, Masker, Hazmat, sarung tangan, faceshield dengan total senilai Rp.25 juta, kegiatan penyaluran bantuan tersebut dimulai pada pukul 11.00 WIB.

Gerakan TurunTangan beserta PT. Indodax Nasional Indonesia dan Ayo Bantu berharap agar bantuan tersebut bisa membantu garda penanganan COVID-19 termasuk petugas pemakaman dalam menjaga kesehatan serta keamanan dalam melakukan tugasnya.