Apa yang Dimaksud dengan Demokrasi? Ini Penjelasannya!

Posbaru, Pengertian Demokrasi – Secara umum, Demokrasi adalah sistem pemerintahan dimana seluruh warga negara mempunyai hak untuk berpendapat dan turut serta dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Sehingga bisa diartikan bahwa “Rakyat Bertindak Sebagai Pemegang Kekuasaan Tertinggi dalam Sebuah Negara”.

Secara Bahasa, demokrasi berasal dari bahasa Yunani yakni “Demos” yang berarti rakyat (khalayak) dan “Kratos” yang berarti negara atau kekuasaan. Jadi demokrasi secara bahasa memiliki arti “negara rakyat” atau “kekuasaan rakyat” yang meliputi bidang sosial, budaya, politik, dan ekonomi.

Negara yang menggunakan sistem pemerintahan ini wajib memberikan warganya kebebasan berpendapat dan turut serta dalam pengambilan keputusan yang dapat berpengaruh kepada hidup warga itu sendiri, namun jika salah satu tadi tidak diberikan maka sistem demokrasi di negara tersebut harus dipertanyakan kembali.

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Abraham Lincoln
Adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

John L. Esposito
Adalah kekuasaan dari dan untuk rakyat. Oleh sebab itu semuanya berhak untuk berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu,  lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif,  dan yudikatif.

C.F. Strong
Adalah suatu sistem pemerintahan yang mana mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang menjamin pemerintah akhirnya mempertanggungjawabkan tindakannya pada mayoritas tersebut.

Aristoteles
Prinsip demokrasi adalah kebebasan sebab hanya melalui kebebasan setiap warga negara dapat saling berbagi kekuasaan dalam negaranya.

Sejarah Singkat

Demokrasi berasal dari kebudayaan Yunani dimana dengan sistem ini rakyat terlibat langsung dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keberlangsungan negara. lalu pada abad ke-6 SM bentuk pemerintahan demokratis mulai diperkenalkan di negara-negara bagian Athena oleh Cleisthenes pada tahun 508 SM.

Macam-Macam Demokrasi

Terdapat macam-macam demokrasi yang perlu kalian ketahui namun tetap rakyat adalah pemilik kekuasaan tertinggi dalam sistem ini, adapun macam-macam demokrasi adalah sebagai berikut.

1. Demokrasi Parlementer

Memberi banyak kekuatan pada legislatif dimana pihak eksekutif mendapat hak kekuasaan hanya dari legislatif yakni parlemen. Serta kepala negara dari kepala pemerintahan juga berbeda dimana keduanya mempunyai tingkat kekuasaan yang berbeda.

2. Demokrasi Langsung

Dikenal juga dengan nama Demokrasi Murni dimana rakyat mempunyai kekuasaan langsung tanpa adanya perantara, perwakilan, atau majelis parlemen. Jadi jika pemerintah akan mengesahkan sebuah undang-undang atau kebijakan maka keputusan akan ditentukan oleh rakyat dengan cara memberikan suara.

3. Demokrasi Tidak Langsung

Rakyat akan memilih siapa yang mewakili suara mereka di parlemen, sistem ini juga merupakan sistem paling umum yang digunakan oleh sebagian negara di dunia.

4. Demokrasi Presidensial

Presiden dipilih secara langsung dan tidak langsung oleh warga negara yang mana presiden dan cabang eksekutif pemerintah tidak bertanggung jawab pada legislatif namun tidak bisa membubarkan legislatif sepenuhnya. Salah satu negara yang menggunakan sistem ini adalah Amerika Serikat.

5. Demokrasi Pancasila

Sistem ini berlaku di negara Indonesia dimana sistemnya bersumber dari nilai sosial budaya bangsa dan berasaskan musyawarah mufakat dengan memprioritaskan kepentingan masyarakat.

Ciri-Ciri Demokrasi

Sebuah negara yang menggunakan sistem ini dapat dikatakan berhasil jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

A. Seluruh Keputusan yang ditetapkan pemerintah selalu berlandaskan aspirasi serta kepentingan warga negara.
B. Terselenggaranya pemilihan umum.
C. Memiliki Perwakilan Rakyat
D. Terdapat sistem kepartaian.
E. Hukum yang tercipta harus seadil-adilnya.

Tujuan Demokrasi

Demokrasi dibuat karena ada beberapa tujuan yang dapat dicapai. Adapun tujuan dari sistem ini adalah sebagai berikut.

A. Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi

hal ini merupakan fundamental bagi negara dengan sistem demokrasi serta penjaminan hak dasar ini juga dilakukan terbuka sebagai cara untuk mengatasi dan mengungkap masalah sosial yang belum terwujud dalam sebuah negara.

B. Mendorong Masyarakat untuk Aktif dalam Pemerintahan

Sistem ini mengedepankan kedaulatan rakyat sehingga rakyat harus dilibatkan dalam setiap proses pemerintahan dari mulai pemilihan umum hingga aspirasi, dimana Hal ini juga dapat membuat setiap warga negara akan lebih bertanggung jawab pada peran yang dimilikinya sebagai warga negara.

C. Menciptakan Keamanan dan Ketertiban

Sistem ini akan menjamin semua hak setiap warga negara tanpa memandang status sosial, ekonomi, dan lain sebagainya serta akan mengedepankan musyawarah mufakat agar terjalin keamanan bersama di lingkungan masyarakat.

D. Membatasi Kekuasaan Pemerintah

Kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat, dimana artinya semua warga negara baik si kaya atau si miskin berhak untuk memberikan aspirasi, pendapat atau kritik dengan tujuan membatasi kekuasaan pemerintahan agar tidak terjadi pemerintah yang absolut  atau diktaktor.

Sebab pemerintah hanya mempunyai fungsi sebagai wakil rakyat yang bertugas untuk merangkum kebutuhan seluruh warga negara tanpa memandang memandang status sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.

E. Mencegah Perselisihan

Setiap masalah atau konflik akan diselesaikan dengan musyawarah sehingga dapat diselesaikan secara damai dan diharapkan dapat mencegah terjadinya perselisihan antar kelompok.

Itulah pengertian demokrasi yang wajib kalian ketahui sebab kita tinggal di negara yang menganut sistem ini. Sehingga jika ada yang salah dengan negara ini kita akan berani untuk mengungkapkan pendapat, kritik, aspirasi pada pemerintah sebab hal tersebut merupakan bagian fundamental dalam sistem ini.