Pengertian Seni Rupa, Unsur, Prinsip, Jenis, dan Fungsinya

Posbaru, Pengertian Seni Rupa – Mungkin kalian sudah terbiasa melihat hasil seni rupa seperti gambar dan lukisan, namun apakah kalian tahu apa itu sebenarnya seni rupa?.

Oleh sebab itu, dalam artikel ini kami akan memberikan penjelasan lengkap tentang seni rupa mulai dari pengertian, unsur, prinsip, jenis dan fungsinya.

Pengertian Seni Rupa

Secara umum, seni rupa adalah salah satu macam seni yang bertujuan untuk menghasilkan karya indah dan berkualitas yang bisa dirasakan secara visual (rupa) maupun dengan sentuhan tangan.

Pengertian Seni Rupa Menurut Para Ahli

Susanne K. Langer

Karya seni adalah bentuk ekspresi yang diciptakan untuk persepsi kita melalui indera dan pencitraan serta yang di ekspresikan adalah perasaan manusia.

Achdiat Karta Miharja

Seni merupakan kegiatan rohani yang merefleksikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya memiliki untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohani penerimanya.

Unsur Seni Rupa

Dalam seni rupa terdapat sebuah unsur yang memberi pengaruh baik atau tidaknya sebuah karya seni, adapun unsur-unsur seni rupa adalah sebagai berikut.

Titik

Unsur titik dalam sebuah karya seni rupa dapat dilakukan dengan cara menambah berbagai variasi jarak baik lebar maupun sempitnya, bahkan unsur ini memberi pengaruh besar terhadap sebuah karya seni rupa.

Garis

Garis adalah kumpulan banyak titik yang bisa menjadi ciri dari sebuah karya seni rupa, garis terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya lengkung, lurus, tidak beraturan dan lain sebagainya.

Selain itu, garis juga mempunyai sifat beragam seperti kaku, keras, lentur, dan lainnya.

Bidang

Unsur ini adalah kumpulan garis yang dihubungkan atau ujungnya menyatu dengan yang lain sehingga menjadi sebuah bidang yang memiliki beberapa sisi seperti persegi, segitiga, lingkaran, dan lain sebagainya.

Bentuk

Unsur ini adalah sebuah wujud nyata suatu karya yang terbagi menjadi dua yakni geometris (contohnya kubus dan balok) serta non-geometris (contohnya hewan dan tumbuhan).

Ruang

Unsur ruang terbentuk dari dua bidang atau lebih yang saling bertemu di bagian sisinya, unsur ini bisa juga disebut sebagai kedalaman sebab dapat membuat seseorang seolah-olah melihat ruang dalam karya seni rupa.

Selain itu, unsur ini terbagi menjadi dua jenis yakni ruang nyata (dapat dirasakan langsung indera peraba manusia) dan semu (khayalan).

Tekstur

Adalah sebuah unsur yang merupakan sifat dan keadaan permukaan benda pada sebuah karya seni rupa, contohnya jika kalian menyentuh suatu permukaan benda yang berbeda jenis maka akan terasa berbeda rasanya, nah itulah tekstur.

Unsur ini juga terbagi menjadi 2 jenis yakni tekstur nyata (dapat dilihat dan dirasakan indera peraba) dan semu (hanya bisa dilihat saja).

Warna

Unsur ini adalah salah satu faktor yang memberi efek keindahan dalam sebuah karya seni rupa serta memiliki peran yang lumayan dominan diantara unsur lainnya.

Sama seperti tekstur dan ruang, unsur warna terbagi menjadi 3 jenis yakni warna primer (warna dasar), sekunder (dihasilkan dari campuran warna primer), dan tersier (campuran warna primer dan sekunder).

Gelap Terang

Unsur yang terakhir ini dapat memberi efek khusus pada suatu objek seperti bayangan yang memberi efek 3 dimensi sehingga seolah-olah nyata.

Dalam unsur ini, gelap terang timbul karena ada intensitas cahaya, jadi objek yang terkena cahaya akan lebih terang dibandingkan yang tidak terkena cahaya.

Baca Juga: Macam-Macam Seni dan Penjelasannya

Prinsip-Prinsip Seni Rupa

Prinsip seni rupa merupakan cara untuk menyusun unsur karya seni agar seimbang atau memberi efek tertentu yang dapat menghasilkan karya seni rupa indah. Adapun prinsip-prinsip seni rupa adalah sebagai berikut.

Kesatuan

Merupakan perpaduan unsur seni rupa yang saling berhubungan satu sama lain sehingga dapat menghasilkan suatu karya seni rupa yang indah dan serasi.

Keseimbangan

Merupakan prinsip yang memberikan kesan stabil dalam sebuah objek seni rupa sehingga dapat mempunyai daya tarik yang sama di setiap sisi.

Selain itu, prinsip ini terdiri dari 4 jenis yaitu keseimbangan asimetris, simetris, memancar, dan sederajat.

Komposisi

Sebuah prinsip penyusunan unsur seni rupa agar menjadi teratur, serasi, dan menarik sehingga suatu karya seni rupa dapat terlihat indah dan lebih estetis.

Sama seperti prinsip sebelumnya, komposisi juga terbagi menjadi beberapa pola yaitu pola simetri, asimetri, dan bebas.

Proporsi

Prinsip ini merupakan perbandingan porsi (besar kecil, panjang pendek, luas sempit, tinggi pendek, dan lainnya) antara unsur dalam sebuah objek untuk menghasilkan sebuah karya seni rupa yang menarik.

Irama

Merupakan pengulangan satu atau lebih unsur yang dilakukan teratur dan terus menerus yang mana biasanya sering dilakukan pada susunan unsur garis, bentuk serta warna.

Efek pengulangan tersebut dapat membuat sebuah objek terlihat seolah-olah bergerak.

Kontras

Adalah sebuah kesan yang di dapat karena ada dua unsur yang berlawanan, prinsip ini bisa digunakan pada perbedaan warna , bentuk maupun ukuran.

Gradasi

Prinsip ini merupakan susunan dua atau lebih warna contohnya dari terang ke gelap atau sebaliknya yang membuat gambar lebih hidup, prinsip gradasi sendiri sering digunakan dalam lukisan aliran naturalisme.

Penekanan

Prinsip penekanan atau prinsip dominasi adalah sebuah cara yang dapat membuat objek tertentu terlihat menonjol dan berbeda dari objek sekitarnya.

Tujuan penekanan adalah agar fokus utama bisa tertuju pada objek tersebut atau singkatnya menjadi pusat perhatian.

Baca Juga: Contoh Seni Rupa Terapan

Jenis Seni Rupa

Seni Rupa terbagi menjadi tiga jenis yang dibedakan berdasarkan wujud, dimensi waktu atau masa dan fungsinya. Berikut penjelasannya.

Berdasarkan Dimensi

Jenis seni rupa berdasarkan dimensinya terbagi lagi menjadi dua yakni seni rupa dua dimensi (contohnya seni lukisan) dan seni rupa tiga dimensi (contohnya seni patung).

Berdasarkan Massa atau waktu

Jenis seni rupa ini terbagi menjadi 3 yakni seni rupa tradisional (sudah ada sejak zaman dahulu), Modern (seni rupa tradisional yang mengalami perubahan), dan kontemporer (muncul karena perubahan tren).

Berdasarkan Fungsi

Jenis seni rupa berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua yakni seni rupa murni (mengutamakan nilai keindahan saja) dan terapan (dibuat dengan tujuan untuk dipakai).

Fungsi Seni Rupa

Sosial

Seni rupa bisa dinikmati serta bermanfaat bagi banyak orang contohnya karya seni bidang rekreasi seperti pameran, dan karya seni bidang komunikasi seperti iklan serta baliho.

Individu

Seni rupa terapan dapat digunakan untuk membantu aktivitas sehari-hari contohnya perabot rumah tangga, transportasi, rumah dan lain sebagainya.

Sedangkan seni rupa murni seperti lukisan dan dekorasi dapat memuaskan jiwa atau emosi seseorang sehingga lebih bahagia.

Itulah pengertian seni rupa dan unsur, prinsip, jenis serta fungsinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian!.