Sinopsis Film Sabotage (2014), Drama Kriminal Mengejutkan

Posbaru – Film Sabotage rilis pada tahun 2014 lalu dengan genre aksi, kriminal, drama. Film ini ditulis oleh Skip Woods dan David Ayer yang juga sutradara film. Adapun sinopsis film Sabotage (2014) adalah sebagai berikut.

Sinopsis Film Sabotage (2014)

Film Sabotage menceritakan tentang komandan pasukan DEA bernama John Warton yang merencanakan penggerebekan markas kartel narkoba bersama 5 anggota lainnya.

Mereka berhasil melakukan penggerebekan tersebut dan merebut uang serta narkoba dari markas kartel itu.

Namun, Tim tersebut juga merencanakan untuk mengambil sebagian uang dan membaginya rata serta membakar sebagian lainnya untuk menghilangkan jejak.

Anehnya, uang tersebut malah hilang ketika mereka akan mengambilnya di sebuah tempat rahasia yang hanya diketahui oleh mereka saja.

Kasus ini makin rumit ketika tim tersebut dipanggil satu persatu untuk dimintai keterangan terkait uang tersebut.

Karena tidak ada bukti terkait pencurian uang tersebut, akhirnya Tim mereka kembali menjalankan misi pemberantasan kartel narkoba.

Sejak saat inilah tim mereka satu persatu meninggal dengan sadis. Lantas siapakah pelaku sebenarnya?.

Baca Juga: 15 Film Tentang Psikopat Terbaik Sepanjang Masa

Informasi Lainnya      

GenreAksi, Kriminal, Drama
Pertama Rilis19 Maret 2014
SutradaraDavid Ayer
Rating5,7/10 (IMDb)
Durasi1 Jam 49 Menit
PemeranArnold Schwarzenegger, Sam Worthington, Terrence Howard dan lainnya

           
Riview Singkat Film Sabotage

Kekerasan yang ditampilkan dalam film ini sangatlah menarik sebab dapat diringkas dengan baik ke dalam sebuah adegan.

Jika kalian menonton film ini, mungkin akan sedikit terasa seperti menonton film Psikopat jahat, namun semua itu berhasil dibalikan menjadi sebuah bentuk keadilan melalui cerita yang disuguhkan lumayan baik.

Sayangnya beberapa adegan dalam film ini kurang realistis, entah saya yang terlalu berharap ada film yang realistis atau memang sebaliknya.

Kesimpulannya, film ini layak untuk ditonton terlebih karena ceritanya dapat membalikan perasaan penontonnya.