Inflasi Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Rumus Menghitungnya

Posbaru – Secara umum, pengertian inflasi adalah proses meningkatnya harga secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu, yang terjadi karena pengaruh banyak faktor.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi merupakan kecenderungan naiknya harga barang dan jasa yang berlangsung secara terus menerus. Jika harga barang dan jasa dalam negeri meningkat, maka inflasi mengalami kenaikan.

Harga barang dan jasa yang naik tersebut menyebabkan turunnya nilai uang, sehingga inflasi dapat diartikan sebagai penurunan nilai uang pada nilai barang dan jasa.

Faktor Penyebab Inflasi

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi, diantaranya adalah:

  1. Meningkatnya jumlah permintaan (demand) suatu jenis barang tertentu, namun suplai atas barang tersebut terbatas.
  2. Biaya produksi barang atau jasa yang naik karena peningkatan harga bahan baku ataupun upah pekerja.
  3. Jumlah uang yang beredar di masyarakat cukup tinggi dan daya beli masyarakat pun meningkat, namun stok barang tetap statis.

Jenis-Jenis Inflasi

Jenis Inflasi terbagi menjadi tiga yakni berdasarkan kenaikan harga, berdasarkan asalnya, berdasarkan besar cakupan pengaruh terhadap masyarakat.

A. Berdasarkan Asalnya

Jenis inflasi ini terbagi lagi menjadi 2 yaitu:

  1. Domestic Inflation (Inflasi dari dalam negeri)
  2. Imported Inflation (Inflasi dari luar negeri)

B. Berdasarkan Besar Cakupan Pengaruh Terhadap Masyarakat

Inflasi jenis ini juga terbagi lagi menjadi 3 yakni:

  1. Closed Inflation (Inflasi Tertutup), terjadi pada satu atau dua barang tertentu.
  2. Open Inflation (Inflasi Terbuka), terjadi pada semua barang.
  3. Hiperinflasi, harga barang dan jasa terus berubah dan meningkat setiap waktu.

C. Berdasarkan Kenaikan Harga

Jenis ini terbagi lagi menjadi 4 yakni:

  1. Inflasi Berat, kenaikan harga 30-100% per tahun.
  2. Hiperinflasi, kenaikan di atas 100% per tahun.
  3. Inflasi Sedang, kenaikan harga 10-30% per tahun.
  4. Inflasi Ringan, kenaikan harga di bawah 10% per tahun.

Baca Juga: Manajemen, Pengertian, Fungsi, dan Unsurnya

Cara Menghitung Tingkat Inflasi

Menghitung inflasi pada sebuah negara dilakukan dengan cara menggunakan berbagai indikator yang ada. adapun indikator yang dimiliki pemerintah adalah sebagai berikut:

  • Indeks Harga Produsen, harga rata-rata bahan baku untuk produksi.
  • Indeks Harga Konsumen (IHK), harga rata-rata kebutuhan konsumen.
  • Indeks Biaya Hidup, rata-rata biaya hidup masyarakat.
  • Indeks Harga Komoditas, melihat harga barang tertentu.
  • Perubahan harga Produk Domestik Bruto (PDB)

Jika salah satu indikator telah diketahui angkanya, maka selanjutnya tinggal menghitung selisih dibagi dengan IHK terbaru lalu dikalikan 100.

Contoh:

Inflasi = (IHK periode 1- IHK periode 2) / IHK periode 2) x 100

Itulah pengertian inflasi secara umum beserta jenis, faktor penyebab hingga rumus menghitungnya. Semoga bermanfaat.